Dapatkan gratis ongkir - Bebas 30 hari uang kembali.

Desaku Purwakarta
Rp. 0
Keranjang masih kosong.

Dapatkan gratis ongkir - Bebas 30 hari uang kembali.

Paguron Pencak Silat PUSAKA MEDAL LAKSANA Desa Cipeundeuy

Bojong, Cipeundeuy.desa.id - Pencak silat merupakan kesenian yang berasal dari daerah Jawa Barat, yang kini sudah menjadi kesenian Nasional. Dari yang muda sampai tua, pencak silat ini diminati di beberapa daerah di Jawa Barat. Pada awalnya pencak Silat ini merupakan tarian yang menggunakan gerakan tertentu, gerakannya mirip dengan gerakan bela diri. Pada umumnya pencak silat ini dibawakan oleh dua orang atau lebih, dengan memakai pakaian yang serba hitam, menggunakan ikat pinggang dari bahan kain yang diikatkan dipinggang, serta memakai ikat kepala dari bahan kain yang orang sunda menyebutnya Iket. Pada umumnya kesenian pencak silat ini ditampilkan dengan diiringi oleh musik yang disebut gendang penca, yaitu musik pengiring yang alat musiknya menggunakan gendang dan terompet.  Dari sekian banyak Padepokan/Paguron Kesenian Pencak Silat di Provinsi Jawa Barat, Desa Cipeundeuy juga mempunyai Paguron Pencak Silat tersendiri Paguron Pencak Silat "PUSAKA MEDAL LAKSANA" Didirikan pada era Kepemimpinan Kepala Desa Bpk S. Sunarya pada tahun 2004 Bertempat di Kp. Santiong RT 005 RW 003 Desa Cipeundeuy Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta. Abah Warta salah seorang Penanggung jawab Paguron Pusaka Medal Laksana Mengatakan "Kanggotaan Pencak Silat ini 80% pesertanya anak anak Remaja Sekolah dari SD sampai SMA, di setiap akhir pekannya selalu mengadakan latihan atau di hari hari tertentu juga di adakan latih tanding dengan desa desa lain di kecamtan bojong, dan untuk kegiatan rutin lainnya selalu menjadi salah satu peserta Unggulan untuk perayaan agustusan di Kecamatan Bojong" Jelasnya. Kang Pendi Hidayat yang saat ini menjadi Instruktur Pencak Silat Pusaka Medal Laksana yang juga beliau adalah Anggota Linmas/Badega Lembur Desa Cipeundeuy saat ditemui di sela-sela latihan menyampaikan "alhamdulilah sampai sekarang Paguron ini masih terus eksis meskipun mengalami kendala-kendala seperti alat alat seni musiknya selalu mengalami kerusakan dan kendala kendala lainya, tetapi tidak menyurut kan semangat kami untuk terus menjaga Budaya Sunda ini karena memang kegiatan ini kegiatan positif untuk anak anak remaja di desa cipeundeuy, selain bisa mengembangkan bakat bakat seni untuk anak anak desa cipeundeuy juag kegiatan ini bisa menjadi wadah anak anak remaja agar terhindar dari aktifitas negatif di era seperti sekarang ini ". Lanjut Pendi Hidayat Menjelaskan " Paguron Pusaka Medal Laksana sudah lumayan terkenal di kecamatan bojong buktinya selalu ada panggilan untuk mengisi acara hajatan dan acara besar lainya anggotanya juga untuk sekarang ini tidak hanya dari penduduk Desa Cipeundeuy saja terhitung ada 4 desa di kecamtan bojong yang menginduk ke Paguron Pusaka Medal Laksana" Pungkasnya. Sabtu (27/02/2021).  Jaka Nuryana

PEMDES CIPEUNDEUY MENGGELAR LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DESA (LPPD) TAHUN 2020

Bojong, cipeundeuy.desa.id - Sesuai Permendagri Nomor 46 Tahun 2016 tentang Laporan Kepala Desa, LPPD wajib dilaporkan oleh Kepala Desa kepada Bupati  melalui Camat, sementara LKPPD disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Kepala Desa Cipeundeuy Bpk Kosasih dalam pidatonya menyampaikan "Laporan ini wajib disampaikan Kepala Desa kepada BPD, bukan saja sebagai bentuk implementasi prinsip akuntabilitas pengelolaan keuangan di desa. Namun juga melalui dokumen LPPD disertai lampirannya adalah refleksi dari bobot pencapaian kegiatan Pemerintahan Desa Cipeundeuy selama 1 (satu) tahun anggaran", Lanjut Kepala Desa yang berpidato selama kurang lebih 25 menit ini dihadapan para tamu undangan yang hadir menyampaikan Spirit membangun Desa Cipeundeuy Selangkah Lebih Maju dan mengajak semua warga baik para tokoh pemuda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan lain-lain untuk turut ikut serta bahu membahu dalam membangun Desa Cipeundeuy lebih baik lagi, Jelasnya".  Dalam Kesempatan ini para tokoh yang hadir turut serta menyampaikan apresiasi dan harapan-harapan kepada Pemerintahan Desa Cipeundeuy salah satunya Pendamping Desa Bpk Abdul Hakim S.Pd yang ikut hadir dalam LPPD ini menyampaikan tanggapannya "dalam konteks penyusunan LPPD dan LKPPD akhir tahun anggaran 2020 ini sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Artinya format penyusunannya sesuai dengan Permendagri 46 Tahun 2016 tersebut yang berbeda hanya pencapain-pencapaiannya saja antara tahun ini dan tahun sebelumnya dikarenakan di TA 2020 terjadi Pandemi Covid-19 Dana Desa 80% di habiskan untuk BLT Dana Desa 20% lainnya untuk pembangunan. dan ada satu lagi, yakni ILPPD atau informasi laporan penyelenggaraan pemerintahan di desa, Kepala Desa juga wajib menginformasikannya kepada masyarakat di desa. baik melalui media cetak atau media sosial yang ada di desa. Beliau juga mengharapkan Desa Cipeundeuy untuk tahun 2021 harus menjadi Desa Maju", tuturnya". Ketua Badan Permusyawarahan Desa (BPD) H.Duduy Abdurrahman yang memimpin Rapat / Sidang LPPD seusai acara resmi mengesahkan LPPD TA 2020 dan memberikan sedikit Evaluasi Kepada Pemerintahan Desa Cipeundeuy "Dokumen LPPD Kepala Desa untuk tahun 2020 maupun LKPPD Kepala Desa untuk tahun 2020 adalah laporan pertanggungjawaban kepala desa yang wajib dan rutin mengenai pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang telah ditetapkan dalam RKP Desa tahun 2020 dan APBDes tahun 2020. Apa kegiatan yang sudah dikerjakan/direalisasikan di tahun 2020 dan Apa saja kegiatan yang belum dikerjakan/direalisasikan di tahun 2020. Berapa anggaran kegiatan dan berapa realisasi anggaran kegiatan yang dicapai dari 1 Januari 2021 sampai dengan 31 Desember 2020. Semuanya harus disusun dan dilaporkan melalui dokumen LPPD dan LKPPD Kepala Desa Akhir Tahun 2020". Turupnya. Senin (22/02/2021).  Nuryana Jaka

BUMDes Desa Cipeundeuy Selenggarakan Pelatihan Kerajinan Anyaman Bambu

Bojong, Cipeundeuy.desa.id - Sebagai bentuk keseriusan Pemerintah Desa dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat desa serta dalam rangka  meningkatkan Sumder Daya Manusia yang baik juga meminimalisir angka kemiskinan di daerah, Pemerintah Desa Cipeundeuy Kecamatan Bojong Kabupaten Purwakarta terus melakukan berbagai upaya untuk membantu dan memberikan solusi kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan pelatihan-pelatihan yang berbasis home industri kerajinan. Oleh karena itu BUMDes Desa Cipeundeuy menyelenggarkan pelatihan kerajinan tangan dari anyaman bambu kepada tim penggerak PKK dan ibu-ibu rumah tangga didesa setempat. Kegiatan pelatihan ini didanai oleh Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) sebagai mitra ASTRA International dalam Program Kampung Berseri Astra Desa Sejahtera (KBADS), Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) melakukan pendampingan masyarakat desa, khususnya dalam membina dan mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang tersebar di berbagai Desa Sejahtera ASTRA di enam kabupaten di Jawa Barat. Ketua BUMDes Desa Cipeundeuy,  Bpk Nano Warno S.Pd saat pembukaan acara pelatihan mengatakan "Sebagai wilayah yang memiliki tanah subur Desa Cipeundeuy memiliki beragam jenis pertanian, termasuk tanaman berkayu seperti bambu. Tanaman bambu terbilang melimpah di desa cipeundeuy, tapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, BUMDes Desa Cipeundeuy mengajak Tim Penggerak PKK dan para ibu-ibu rumah tangga memanfaatkan bambu untuk membuat beraneka kerajinan tangan" katanya. Beliau juga menuturkan "Apresiasi yang sebesar besar nya kepada Tim Pelatihan dan semua peserta yang ikut hadir dalam kegiatan pelatihan ini semoga hal ini menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan ekonomi kreatif masyarakat desa cipeundeuy", tuturnya. Bamusdes Desa Cipeundeuy yang mendampingi kegiatan ini Bpk Firman Gustiana, S.sos juga menjelaskan "Berbagai aneka kerajinan bambu yang bisa diberikan dalam pelatihan ini meliputi, Hihid, Besek, Ayakan, Nyiru dan lain lain". menunrutnya "Anyaman dari bambu termasuk produk unggulan yang bernilai ekonomis. Jika dikelola dengan baik, dan usaha kerajinan tangan ini bisa menjadi industri ekonomi kreatif rumah tangga. Kegiatan pelatihan kerajinan ini di laksanakan 2 hari yaitu pada hari Sabtu (21/11/2020) dan Minggu (22/11/2020) dan akan dilaksakan kembali di Bulan Desember mendatang dengan tema pelatihan yang lain". Jelasnya. Salah satu peserta pelatihan yang bernama Ibu Empon di sela sela pelatihan berlangsung menuturkan "Kegiatan pelatihan ini hal yang sangat berarti karena di samping bisa mengasah kemampuan dalam mengayam berbagai anyaman dari bambu bisa menghasilakn berbagai kerajinan tangan yang yang bernilai ekonomi, juga bisa saling bertemu, bertatap muka, bersilaiturahmi dengan para ibu-ibu peserta lainnya, semoga kegiatan pelatihan-pelatihan seperti ini terus di adakan di Desa Cipeundeuy". tuturnya. Minggu (22/11/2020) NuryanaJaka  

Antisipasi Masuknya Paham Radikalisme SAT BINMAS POLRES PURWAKARTA Berikan Sosialisasi

Bojong, Cipeundeuy.desa.id - Paham radikalisme dapat masuk ke segala lapisan masyarakat sehingga perlu di cegah dan di antisipasi sedini mungkin, maraknya propaganda radikalisme, di mana informasi yang keliru kerap menyesatkan masyarakat selain itu, pemahaman yang tidak utuh tentang agama, politik dan isu isu lainnya yang bisa mengancam keutuhan berbangsa. oleh karena itu masyarakat harus diberikan pemahaman dan pengertian tentang bahaya paham radikalisme agar terciptanya lingkungan yang aman tentram dan humanis. Bertempat di AULA Desa Cipeundeuy Satuan Bina Masyarakat Polres Purwakarta AIPTU AJAT SUDRAJAT dan Kaur Bin Ops Binmas IPDA MUSLIKAH, SH  memberikan  Materi Focus Group Discussion (FGD) tentang Sosialisasi Terhadap Paham Radikalisme kepada para Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Desa Cipeundeuy. Dalam materinya AIPTU AJAT SUDRAJAT  menjelaskan "Di Indonesia banyak sekali pemikiran - pemikiran yang nyeleneh dan ingin melakukan perubahan dengan cepat contohnya menjadikan Negara Kesatuan Republik Indonesia menjadi Negara Islam dan mengganti Idiologi Pancalisa. dan beberapa faktor yang menstumulus tumbuhnya paham radikalisme diantarnaya, Faktor Ekonomi, Faktor Sosial, Faktor Pendidikan dan suhu Politik, karena itu disini lah peran serta Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat sangat mendukung pada daya pikir masyarakat tentang radikalisme". paparnya. IPDA MUSLIKAH, SH juga menjelaskan dalam sesinya "Sosialisasi ini merupakan bentuk ikhtiar yang harus kita laksankan bersama juga kegiatan Prefentif sebagai antisipasi masuknya paham radikalisme ke desa desa demi menjaga ketentraman bermasyarakat, tidak memecah belah persatuan, kelompok masyarakat atau golongan". beliau juga menambahkan " kita sebagai masyarakat harus cerdas dalam memilih dan memilah seperti jangan dulu percaya kepada berita Hoax di Media Sosial sebelum diketahui kebenaran informasinya, banyak berdoa dan beribadah serta mencari guru agama yang bukan dari kaum radikal" . Jelasnya. saat sesi tanya jawab salah satu Tokoh Masyarakat Desa Cipeundeuy yaitu Bapak Siswowiyono mengatakan "Di Desa cipeundeuy sendiri hal ini belum pernah ada dikarenakan faktor kultural sosial budaya masyarkat Desa Cipeundeuy yang Religius  dan gen dari nenek moyang yang berpegang teguh  dan menjunjung tinggi pada ajaran agama islam". Dalam kesempatan ini Kepala Desa Cipeundeuy Bapak KOSASIH menyampaikan rasa terimakasihnya kepada tim dari SAT BINMAS POLRES PURWAKARTA yang telah jauh-jauh datang ke Desa Cipeundeuy untuk memberikan Sosialisasi ini "Semoga masyarakat di Desa Cipeundeuy tetap aman, tentram dan kondusif  jauh dari pemahaman radikalisme ini" serta menitip pesan kepada para hadirian "dalam masa pandemi  COVID-19 ini  kita harus tetap menjalankan 3 M supaya kesehatan kita tetap terjaga". Pungkasnya. Jum'at (13/11/2020).   Nuryanajaka

Banprov Tahap III Hari ini di salurkan di Desa Cipeundeuy, ini Jumlahnya.

Bojong, cipeundeuy.desa.id - Pembagian Bantuan Sosial (bansos) Provinsi Jawa Barat tahap 3 (Tiga) telah rampung dilakasanakan pada hari ini tanggal 28 Oktober 2020 di AULA Desa Cipeundeuy, bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda 1928 - 2020 (Bersatu dan Bangkit) diserahkan oleh tim dari Pihak dari PT POS INDONESIA di hadiri dan di awasi langsung oleh pihak dari kepolisian (Babinkamtibmas) juga TNI (babinsa) proses penyalurannya. Kepala Desa Cipeundeuy Kosasih Menjelaskan "Tercatat sebanyak 61 Kepala Keluarga terdampak COVID-19 menerima Bantuan Provinsi untuk tahap 3 (Tiga) ini, Meskipun jumlah penerimanya menurun dari tahap 1 dan 2, menurutnya wajar ada dinamika, terkait pembagian bansos ini. pasalnya, pemerintah dari berbagai tingkatan telah menyiapkan opsi opsi lain bagi bantuan warga yang terdampak COVID-19 ini karena ada penerima bantuan bansos ini yang sudah menerima bantuan yang lain, misal dari kementerian atau dana desa, dan lainnya semoga bantuan ini bisa membantu pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat yang terkena dampak covid-19 katanya" Kepala Desa.  Kabupaten Purwakarta Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Desa Cipeundeuy Lakukan Vaksin Secara Massal Dalam kesempatan ini salah satu warga dari Kp. Tegal Panjang RT 14 RW 05 yaitu Ma Isah yang juah jauh datang untuk menerima bantuan sosial ini menuturkan dirinya sangat bersyukur karena mendapat bantuan sembako dan uang tunai ini karena sangat berarti bagi keluarganya dan dalam kesempatan ini Ma isah juga berterimakasih kepada Bapak Kepada bapak gubernur Jawa Barat juga bapak kepala Desa Cipeundeuy beserta jajaran yang telah memberikan bantuan ini. tuturnya, Rabu, (28/10/2020)  Presentasi Unit Usaha BUMDesa NuryanaJaka